Dalam konteks akuntansi manajemen, varriance analysis (analisis varian) merupakan alat penting untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja operasional dibandingkan dengan standar atau anggaran yang telah ditetapkan. Sah satu varians yang sering dianalisis adalah Sales Variance, yaitu selisih antara penjualan aktual dengan penjualan yang dianggarkan (budgeted). Analisis Sales Variance CA memberikan wawasan tentang efektivitas strategi penjualan, kebijakan harga, serta respons pasar terhadap produk yang dijual. Pada kesempatan ini, penulis akan mencoba sharing terkait dengan materi Sales Variance yang merupakan salah satu sub-bab yang diujikan dalam akuntansi manajemen lanjutan untuk mendapatkan gelar Chartered Accountant.
![]() |
Image by freepik |
Definisi Sales Variance
Sales Variance adalah perbedaan antara pendapatan penjualan aktual dengan pendapatan penjualan yang telah dianggarkan. Varians ini dapat timbul karena perbedaan dalam:
- Harga jual (selling price)
- Volume penjualan (jumlah unit terjual)
- Komposisi/mix produk (apabila perusahaan menjual lebih dari satu jenis produk)
Analisis varian ini membantu manajemen untuk:
- Mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian atau perbaikan
- Menilai efektivitas strategi pemasaran dan penetapan harga
- Mengambil keputusan yang tepat untuk perbaikan kinerja di masa depan
Komponen - Komponen Sales Variance
Sales variance dapat diuraikan dalam beberapa komponen utama, yaitu:
Sales Price Variance
Mengukur selisih pendapatan akibat perbedaan antara harga jual aktual dengan harga jual yang dianggarkan, dengan mengacupada jumlah unit yang terjual.
Interpretasi:
- Varians Favorable (F): Terjadi jika harga jual aktual lebih tinggi daripada harga jual anggaran
- Varians Unfavorable (U): Terjadi jika harga jual aktual lebih rendah daripada harga jual anggaran
Sales Volume Variance
Mengukur selisih pendapatan yang timbul karena perbedaan volume penjualan aktual dibandingkan dengan volume yang diangarkan, dengan menggunakan harga jual anggaran sebagai patokan.
Interpretasi:
- Varians Favorable (F): Jika jumlah unit aktual lebih banyak daripada yang dianggarkan
- Varians Unfavorable (U): Jika jumlah unit aktual lebih sedikit dari yang dianggarkan
(Opsional) Sales Mix Variance
Apabila perusahaan memiliki lebih dari satu produk, Sales Mix Variance mengukur pengaruh perbedaan proporsi penjualan antar produk dibandingkan dengan anggaran.
Konsep umum:
- Mengidentifikasi apakah penjualan produk yang lebih menguntungkan atau kurang menguntungkan mempengaruhi total pendapatan
- Penghitungan lebih kompleks karena memerlukan penetapan standar kontribusi masing-masing produk dan perbandingan campuran aktual dan campuran anggaran.
Total Sales Variance
Total sales variance merupakan selisih antara pendapatan penjualan aktual dengan pendapatan penjualan anggaran. Secara matematis, dapat dijabarkan sebagai penjumlahan dari Sales Price Variance dan Sales Volume Variance
Atau dapat diuraikan menjadi:
Contoh Perhitungan
Misal, sebuah perusahaan menganggarkan:
- Harga jual per unit: Rp 100.000
- Jumlah unit yang dianggarkan: 1.000 unit
Namun, pada periode aktual, perusahaan mencatat:
- Harga jual aktual: Rp 110.000 per unit
- Jumlah unit aktual terjual: 1.200 unit
Menghitung Sales Price Variance
Menghitung Sales Volume Variance
Total Sales Variance
Interpretasi: Total varians sebesar Rp 32 juta Favorable menunjukan bahwa pendapatan penjualan aktual lebih tinggi daripada yang dianggarkan, yang dapat disebabkan oleh kenaikan harga jual dan peningkatan volume penjualan.
Implikasi Manajerial dan Pengambilan Keputusan
Analisis sales variance memberikan informasi pnting kepada manajemen, antara lain:
- Evaluasi strategi harga: Apabila sales price variance unfavorable, manajemen perlu mengevaluasi apakah harga sudah tepat atau harus disesuaikan dengan kondisi pasar
- Penyesuaian proyeksi penjualan: Varians volume yang signifikan dapat menunjukan adanya perubahan dalam permintaan pasar yang perlu diperhitungkan dalam anggaran mendatang
- Optimalisasi portofolio produk: Untuk perusahaan dengan beberapa produk, analisis sales mix variance membantu menentukan produk mana yang memberikan kontribusi paling optimal sehingga strategi pemasaran dapat difokuskan
Keterbatasan Analisis Varians Penjualan
Meskipun analisis varians sangat berguna, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
- Ketidakakuratan Data Anggaran: Jika data anggaran tidak realistis atau tidak up-to-date, analisis varians bisa menyesatkan
- Faktor Eksternal: Varians yang terjadi mungkin dipengaruhi oleh faktor eksternal (misal: kondisi ekonomi, perubahan kebijakan pemerintah) yang tidak dapat dikendalikan oleh manajemen
- Interaksi Antar Komponen: Perubahan harga dan volume tidak selalu terpisah dan dapat saling mempengaruhi sehingga analisis lebih mendalam mungkin diperlukan
Latihan Soal
Kesimpulan
Sales varian merupakan alat analisis yang sangat berguna dalam mengukur kinerja penjualan serta memberikan insight terkait perbedaan antara hasil aktual dengan anggaran yang telah ditetapkan. Dengan menggunakan varians menjadi komponen harga, volume, dan (jika relevan) mix, manajemen dapat:
- Mengidentifikasi area masalah
- Mengambil keputusan strategis untuk penyesuaian harga atau promosi
- Meningkatkan akurasi perencanaan keuangan dan operasional kedepan
Pemahaman yang mendalam tentang varians, beserta keterbatasanya, memungkinkan perusahaan untuk lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan
Posting Komentar